KESADARAN MERASA dalam COACHING PRESENCE

Proses membuka makna dalam Life Coaching,  memfasilitasi proses penerimaan akan siapa diri, saat ini di sini begini, apa adanya.

Menjalani panggilan intensi diri yang membuka pada perjalanan menyusuri waktu dalam pembelajaran makna, demikian tertuang dalam sesi-sesi coaching yang diri temui, mengoleksi rasa, momen demi momen. Hadir merasa, presence, sebagai salah satu dari kompetensi utama seorang Coach, guna menghadirkan coaching presence, memberi diri ruang pemahaman proses transformasi dari pribadi demi pribadi, hingga menguntai suatu makna untuk diri ini tuangkan dalam ceroten gambar dalam mengaktualisasikan upaya pemahaman yang lahir dari kehadiran merasa.

Mengikuti ruang-ruang belajar bersama para profesional yang memiliki konsentrasi dan pembelajaran akan ragam pendekatan dalam melakukan sesi-sesi coaching, teringat beragam sharing pemahaman tentang pendekatan dalam memberikan sesi coaching kepada coachee. Bertanya diri pendekatan apa yang digunakan ? Pertanyaan yang menelusur kembali pada rekam memori rasa dari momen demi momen, bagaimana tiap-tiap coachee bertransformasi dalam membangun kesadaran diri untuk kemudian bergerak pada arah pengembangan diri sesuai versi diri masing-masing.

Memori yang hadir dalam merasakan kembali momen – momen sesi coaching, membawa diri pada kesadaran rasa, bahwa pendekatan yang digunakan hanyalah PRESENCE. Kehadiran yang dilandasi intensi mempersembahkan ruang kehadiran diri bersama sang coachee. Membelajaran diri dalam praktek dan pemahaman tentang  MINDFULNESS, memberi diri kesempatan menyadari 9 prinsip mindfulness : Beginner’s mind, Patience, Non judging, Trust, Non Striving, Acceptance, Letting Go, Gratitude, Generosity. Kesadaran yang baru dapat disadari oleh diri dalam jam-jam praktek, … Learning, practice, practice learning …..

Melalui coretan sebagai bentuk recall memori, hadir rasa yang membawa pada ungkapan  :

Self Acceptance

 

Proses transformasi :  Kenali – Sadari – Akui – Terima , membuka ruang kesadaran dan penerimaan untuk kemudian menyelaras menjadi proses berkelanjutan dengan perubahan diri. Proses transformasi yang bukan terasa sebagai pergerakan linier. Pergerakan yang terasa  sebagai  proses menggali , menelusur, dimana setiap diri menemukan versi diri masing-masing, baik dalam kecepatan maupun perjalanan proses. Cepat lambat bukanlah ukuran waktu, karena setiap diri memiliki versinya masing-masing.

Presence, yang bermakna hadir memberi kepada cochee yang selaras hadir menyadari kedalam diri coach, sehingga proses take-give, sebagai hadir merasa dalam  harmoni bagai tarian dansa bersama. Dancing together  moment by moment.

Kesadaran merasa, membuka makna, menghadirkan coaching presence tidak hanya kehadiran coach namun juga coachee, proses  creating awareness yang berlandaskan kehadiran diri siapa diri, saat ini, di sini, begini, apa adanya, untuk kemudian coachee bergerak selaras makna menuju versi diri apa adanya sebagai proses penerimaan diri sebagai upaya perwujudan makna hidup , meaning of life, dalam beragam aspek kehidupan, personal maupun profesional.

Salam,

#Self reflection

#belajarmerasa_mindful

#coachingpresence

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s