FORGIVENESS, Kesadaran membuka ruang untuk diri kembali hadir

Forgiveness therapy,  demikian judul workshop yang diselenggarakan pada Kamis, 31 Mei 2018,  oleh Bapak  Asep Haerul Gani, Psikolog. Sebuah  Workshop yang membuka ruang kesadaran intra personal dalam membangun makna hidup, yang terbebas dari belenggu emosi  masa lalu,  yang tersimpan dalam benak dan menghalangi kehadiran diri untuk hadir utuh momen demi momen , saat ini  di … Continue reading FORGIVENESS, Kesadaran membuka ruang untuk diri kembali hadir

Don’t Take it Personally, dalam makna mendengar apa yang di dengar.

Despite how open, peaceful, and loving you attempt to be, people can only meet you as deeply as they’ve met themselves. - Matt Kahn Istilah “Don’t take it personally”, seringkali kita dengar, atau jika pakai istilah jaman now, barangkali “Jangan Baper-an”, ( baper = bawa perasaan) yang bermakna apabila ada suatu situasi eksternal, baik itu … Continue reading Don’t Take it Personally, dalam makna mendengar apa yang di dengar.

CONFIDENCE, Kepercayaan terhadap diri dalam Coaching Presence

There's no problem so great it can't be solved. If it can't be solved, it's not a problem, it's reality. - Barbara Coloroso -   Diskusi dan berbagi sudut pandang serta pengalaman, salah satunya melalui bertanya di dalam group WA Alumni Loop Program , menjadi bagian dari percakapan harian kami di asosiasi. Tidak heran karena … Continue reading CONFIDENCE, Kepercayaan terhadap diri dalam Coaching Presence

LIFE COACHING, Upaya pengembangan diri membangun kualitas hidup berdasarkan potensi diri

“Coaching is partnering with clients in a throught-provoking and creative process that inspires them to maximize their personal and profesional potential”   ( International Coaching Federation, ICF ) Coaching telah semakin dikenal sebagai salah satu metoda dalam mengembangkan diri. Upaya pengembangan diri, masih lebih sering dikaitkan dengan peningkatan performa dalam dunia pekerjaan atau profesional. Hal … Continue reading LIFE COACHING, Upaya pengembangan diri membangun kualitas hidup berdasarkan potensi diri