MINDFUL LEADERSHIP, Pemimpin yang mampu merasa

Mindful Leadership

 

Mindful Leadership is mobilizing and supporting others
in a way that is deeply present, connected and with less ego.

Sinclair, Amanda, 2013

02Penuh insight. …. Begitu kesan kegiatan belajar yang satu ini. Pembicara kali ini adalah Coach Eko Prasetyo, Senior Advisor Kementerian Keuangan RI, dengan segudang pengalaman memimpin, yang juga seorang Coach. Berkenan membuka lemari belajar hasil pembelajarannya di 2013 yang telah bertransformasi ke dalam aplikasi penerapan dalam dirinya selaku pemimpin. Mantan Direktur Utama LPDP, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, ini berkenan memberikan pengalaman-pengalaman pembelajarannya menjadi pemimpin yang mampu merasa (mindful), sebagai pemimpin yang mengedepankan kompetensi kehadiran dan mendengar dengan hatinya.

Dalam ruang Belajar meRasa_Mindful kali ini dibuka dengan Acknowledment akan 2 orang, yaitu : Amanda Sinclair, PhD seorang Professorial Fellow , dan Richard Sealer, MPA seorang Lead Facilitator the Leading for Strategic Success Program and Mindfulness for Executive Program, para Fasilitator di Melbourne Business School, tempat dimana Coach Prasetyo belajar dan mengenal pertama kali tentang Mindful Leadership. Pembelajaran Mindfulness oleh Jon Kabat-Zinn,PhD , yang kemudian dikembangkan sebagai penerapan dalam program kepemimpinan untuk organisasi dan bisnis di Melbourne Business School.

4 Phase dalam Mindful Leadership , yaitu :

4 Phases mindful leadership

Pemaparan menjadi bersifat Genuine, dan terasa energi positif dan passion Coach Prasetyo, yang disampaikan dengan sarat pengalaman pribadi sebagai pemimpin dalam menjalani panggilan tugas ibu pertiwi. Pribadi humble, murah senyum dan kesukaannya menggunakan transportasi umum, kereta api ini berkenan menceritakan bagaimana pembelajaran terjadi pada dirinya dalam proses menuju “selesai dengan diri” untuk memasuki Five Level Leadership. Keterbukaannya mengakui keterbatasan diri dan masih dalam proses belajar justru memperlihatkan kualitas diri sebagai manusia pembelajar memberi banyak insight bagi yang hadir dalam ruang belajar pada Minggu, 06 Mei 2018. Para Coaches yang hadirpun dengan rasa ingin tahu yang besar bertanya “ Apa makna selesai dengan diri ?” Diskusi mengalir menjadi ide-ide pengembangan untuk pembelajaran para The Future Leaders.

Slide demi slide  menjadi lebih bernyawa karena berisi perjalanan pembelajaran kepemimpinan yang nyata. Insight dialoque, yang dipaparkan dengan kisah nyata bagaimana upaya “mendengar” seorang pemimpin untuk mendapatkan apa yang sesungguhnya diharapkan oleh tim yang dipimpinnya. Bagaimana akhirnya memperoleh ide untuk mengatasi tangga birokrasi yang sebelumnya menjadi kendala suara dari bawah  yang tidak terdengar untuk sampai kepada pemimpinnya. Lalu slide tentang Inviting Mindfulness Through Attention, Stress And Excessive Thinking in Leadership, bahwa menjadi sadar pada saat ini di sini tanpa penghakiman dalam diri, yang menjadi makna Mindfulness bisa menjadi ruang berproses seorang pemimpin. Untuk kemudian mengalir dan berlanjut pada slide The Stress of leadership, berupa apa saja yang menjadi tekanan para leader, belum lagi Meditation for health and healing , Leading with less ego, Emotional work for leadership, wuiiz ….. rasanya waktu di Minggu cerah, yang disisihkan oleh rekan-rekan yang hadir di ruang belajar kali ini benar-benar penuh berisi makna.

Pada akhirnya menjadi mindful leadership merupakan ruang terbuka yang bisa menjadi alternatif bagi para leader untuk memberi jeda dalam perjalanannya, melihat kembali siapa diri, menyadari dan merasa apa yang sedang terjadi, mencerna dengan menggunakan hati bukan hanya makna kesuksesan, tapi juga memaknai kegagalan yang terjadi dalam proses kepemimpinan, untuk kemudian merajut keberlanjutan (sustainability) nilai-nilai organisasi.

Terima kasih atas kehadiran bersama, terima kasih untuk kesediaan berbagi, terima kasih untuk pembelajaran penuh makna yang tersaji dalam rupa keindahan ekspresi kerendahan hati dan kesahajaan yang demikian terasa.

Salam,

Belajar meRasa_Mindful

Terima kasih kepada kak Eko Prasetyo, atas  Jeda yang bermakna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s