Sejenak Merasa, … menyelaras kehadiran diri

Untaian rasa tanpa kata-kata,…
Mengalir lembut teruntai makna.
Ungkapan Jiwa hadir terasa,…
Membawa raga diam tuk sejenak merasa

sejenak merasa

Sang waktu bergulir mengiringi kehidupan bersama semesta rasa. Diam merasa, membaur bersama semesta raya dalam kehadiran saat ini, di sini, begini, apa adanya. Sejenak merasa, membuka kehadiran diri pada sang waktu, menyadari momen demi momen teruntai rasa tanpa kata-kata. Semilir angin mengalir, menyapa raga tanpa kendala. Mata memandang apa adanya, gendang telinga bergetar senada suara nan mengalun tanpa diri mampu berkata.

Sejenak merasa, ….  Berjalan perlahan menyeruak untaian rasa, kehadiran segala rupa menyapa kesadaran. Raga merasa, jiwa terasa, hawa menerima segala pengalaman rasa yang hadir apa adanya. Berjalan perlahan membawa diri pada ruang dan waktu saat ini, di sini, begini apa adanya. Memori merekam menyimpan nada rasa, bening mata memandang, bibirpun terseyum merekah, sang jiwa tersapa menerima makna perjalanan tanpa kata-kata.

Berjalan perlahan, udara sejuk mengalir, menyeruak melalui ragam pepohonan, menguntai kebersamaan rasa, menyelaras dalam tarikan nafas. Berjalan perlahan, sang waktu hadir dalam ritme yang mampu dirasa. Berjalan perlahan dalam untaian nada rasa, sejuk mengalir menyapa jiwa.

Sejenak merasa, memberi ruang diri hadir, saat ini, di sini, begini, apa adanya. Tak dibatasi jarak, ruang dan waktu, bersama hadir menyelaras diri dengan diri, diri dengan diri lainnya, dan diri dengan semesta.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih untuk keselarasan rasa dalam kehadiran diri apa adanya.

Salam,

#catatanperjalananmerasa
#belajarmerasa_mindful

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s